Detail Aduan

First slide
Lampiran Foto Aduan (1 Foto)
Lampiran foto terkait aduan Kelangkaan Pupuk Subsidi: Penjualan ke Bakul & Harga Tinggi di Toyareka
Silahkan klik gambar untuk memperbesar
Data Aduan
Kode Aduan : 9VDW5S53
Tanggal Aduan : Rabu, 22 Jul 2020 09:38:02 WIB
Judul Aduan : Kelangkaan Pupuk Subsidi: Penjualan ke Bakul & Harga Tinggi di Toyareka
Isi Aduan : kelangkaan pupuk subsidi..bnyak ppuk dijual ke bakul..akhirnya petani beli ke bakul dg hrga diatas 130.000 untuk urea/ putih..mohon di tindak..desa toyareka kec.kemangkon (diteruskan dari laporgub.jatengprov.go.id https://laporgub.jatengprov.go.id/main/detail/66155.html#.XxemVp4zYdU)
Status Aduan : Selesai
Prioritas : Biasa
Jenis Aduan : PUBLIK
Aduan Infrastruktur ? : Ya
Instansi / OPD Terkait : DINPERTAN
Sektor : PERTANIAN
Tembusan : Tanpa Tembusan
Pengikut via WhatsApp : 0 Orang
Lokasi : Tidak ada lokasi
Diskusi & Tindak Lanjut
Admin Dinpertan

Yth. Sdr. Anonim

Perlu kami jelaskan bahwa hampir di semua kios pupuk resmi yang disebut dengan Kios Pupuk Lengkap (KPL) tersedia pupuk bersubsidi dan pupuk non subsidi.

Pupuk bersubsidi hanya boleh dibeli oleh para petani yg terdaftar dalam RDKK dan / atau yg memiliki Kartu Tani dengan volume / jumlah kuota dan harga yg sdh ditentukan.

Pupuk non subsidi boleh dibeli oleh siapa saja, atau petani yg tercantum dalam RDKK atau pemilik Kartu Tani yg akan menggunakan pupuk dengan dosis lebih dari yag dianjurkan atau kebutuhannya melebihi kuota. Pupuk non subsidi dijual dengan harga jauh lebih mahal daripada pupuk bersubsidi.

Kemasan pupuk bersubsidi ada tulisan "pupuk bersubsidi" sedangkan kemasan pupuk non subsidi bertuliskan "pupuk non subsidi". 

Pupuk urea bersubsidi berwarna kemerahan (pink), sedangkan pupuk urea non subsidi berwarna putih.

Yg Saudara maksud pupuk urea berwarna putih dijual ke bakul adalah pupuk non subsidi dan boleh dijual oleh bakul selain KPL.

Pupuk non subsidi produsen dan jenisnya cukup banyak dan dijual bebas dengan kualitas dan harga yg bervariasi.

Untuk menghindari agar para petani tidak salah membeli pupuk non subsidi, kami sarankan membelinya di KPL karena harga dan kualitasnya jelas serta dapat dipertanggungjawabkan, karena produsennya jelas dan resmi.


Minggu, 26 Juli 2020 21:19:57 WIB