Detail Aduan

First slide
Lampiran Foto Aduan
Lampiran foto tidak tersedia
Tidak ada lampiran foto aduan
Data Aduan
Kode Aduan : JWJS0CGY
Tanggal Aduan : Kamis, 02 Jan 2020 19:54:24 WIB
Judul Aduan : Krisis Bahan Baku Sapu Glagah: Usulan Solusi untuk Pengrajin Karangreja
Isi Aduan : Assalamualaikum Wr. Wb. Saya Dirsan Pengrajin Sapu Desa Karangreja Kecamatan Karangreja sekarang dalam kondisi kesulitan bahan baku karena sebagian besar bahan di ekspor ke luar negeri sehingga bahan menjadi sulit didapat padahal sebagian besar maksyarakat dusun dusun kedoya bergantung pada pekerjaan ini saya mohon dan berharap agar bagaimana cara supaya bahan baku Sapu ( bunga glagah) agar tidak banyak keluar dari desa karangreja apa lagi untuk di ekspor saya dan pengrajin sapu desa karangreja (kedoya) memohon bantuannya
Atas perhatian nya kami ucapkan terimakasih
Wassalamualaikum wr.wb
Status Aduan : Selesai
Prioritas : Biasa
Jenis Aduan : PUBLIK
Aduan Infrastruktur ? : Ya
Instansi / OPD Terkait : DINPERTAN
Sektor : PERTANIAN
Tembusan : Tanpa Tembusan
Pengikut via WhatsApp : 0 Orang
Lokasi : Jl. Pemalang - Purbalingga, Siaren, Karangreja, Kec. Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53357, Indonesia
Lihat di Google Maps
Diskusi & Tindak Lanjut
Bupati Purbalingga
Wa'alaykum salam warokhmatullohi wabarokaatuh

Nggih matur nuwun atas laporannya. 
Berikut langkah-langkah yang telah dan akan dilaksanakan:

1. Survey Lapangan
Alhamdulillah, kami melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah melakukan survey lapangan dan memang benar apa yang bapak sampaikan. Dan fenomena tersebut memang sudah lama terjadi. Glagah arjuna telah banyk dijual dlm bentuk mentah baik oleh pengusaha lokal maupun dari luar daerah (Pemalang, Wonosobo, Magelang,dll).

Hal tersebut dikarenakan mekanisme pasar dimana petani glagah segera setelah panen membutuhkan pendapatan dari glagah, sementara pembelian oleh pengrajin lokal dilakukan secara bertahap tidak bisa langsung banyak untuk stok setahun. Fenomen lain saat ini dari sisi produksi lahan untuk glagah semakin berkurang khususnya pada lahan perhutani serta adanya alih fungsi menjadi tanaman nanas

2. Koordinasi OPD terkait
Setelah survey, kami sedang mempersiapkan rapat koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mengambil solusi yang terbaik.

3. Mempertemukan Perajin Sapu dan Eksportir Bunga Gelagah
Setelah koordinasi antar OPD, nanti kami berencana mempertemukan para perajin dengan eksportir bunga gelagah. Semoga ada kesepakatan yang melegakan semua pihak. Tentang waktunya, akan kami informasikan kemudian. 

Demikian, semoga langkah-langkah yang telah dan akan kami lakukan ini bisa menjadi solusi terbaik untuk semua pihak. 

Matur nuwun, wassalaamu'alaykum warokhmatullohi wabarokaatuh

Jumat, 03 Januari 2020 11:18:19 WIB