Detail Aduan

First slide
Lampiran Foto Aduan
Lampiran foto tidak tersedia
Tidak ada lampiran foto aduan
Data Aduan
Kode Aduan : SBV5UFEC
Tanggal Aduan : Jumat, 27 Okt 2023 01:55:30 WIB
Judul Aduan : Pungutan Sumbangan di SMPN 1 Kejobong: Mohon Tindak Lanjut.
Isi Aduan : Assalamualaikum bapak.. saya mau lapor pak, adik saya sekolah di SMP NEGERI 1 KEJOBONG yang saya pikir sekolah negri itu gratis pak, ternyata tiap tahun ditariki yang katanya sumbangan. sekarang adik saya kelas 8 dulu waktu kelas 7 juga di tariki Rp.1.000.000 rupiah. sekarang para siswa kelas 8 di tariki sumbangan yang katanya seikhlasnya tapi sebisa mungkin total biaya dibagi para siswa ini sungguh sangat memberatkan pak.. saya berharap segera ditindak lanjuti ya pak supaya tidak ada biaya-biaya lagi.. trimakasih. (diteruskan dari laporgub.jatengprov.go.id https://laporgub.jatengprov.go.id/detail/LGMB70427204.html)
Status Aduan : Selesai
Prioritas : Biasa
Jenis Aduan : PUBLIK
Aduan Infrastruktur ? : Ya
Instansi / OPD Terkait : DINDIKBUD
Sektor : PENDIDIKAN
Tembusan : Tanpa Tembusan
Pengikut via WhatsApp : 0 Orang
Lokasi : Tidak ada lokasi
Diskusi & Tindak Lanjut
Admin Dindikbud

Terima kasih atas masukannya, semoga menjadi kebaikan untuk kita semuanya. Perlu kami sampaikan bahwa SMP Negeri 1 Kejobong sedang berusaha keras untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada murid-muridnya. Untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dibutuhkan guru dan tenaga kependidikan yang cukup dan sarana prasarana yang baik. Kondisi saat ini, beberapa guru pensiun/mutasi namun belum ada gantinya yang dari ASN. Sehingga sekolah mau tidak mau harus mengadakan GTT & PTT tamu agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan  baik. Di sisi lain, GTT & PTT tamu karena belum masuk dapodik dan belum memiliki NUPTK, maka tidak bisa dibiayai oleh BOS. Sehingga untuk memberikan honor GTT & PTT tamu, bersumber dari dana komite. Kondisi lantai lapangan SMPN 1 Kejobong sudah rusak dan banyak berlubang sehingga membahayakan ketika digunakan murid untuk upacara maupun olahraga. Beberapa orang cidera karena tergelincir lubang lantai tersebut. Untuk memperbaiki kerusahan lapangan ini membutuhkan dana. Sementara dana BOS terbatas untuk biaya perawatan dan tidak mencukupi. Untuk itu, Sekolah menyampaikan kebutuhan sekolah kepada Pengurus Komite, yang selanjutnya Komite Sekolah bermusyawarah dengan orang tua. Dalam musyawarah tersebut, Komite Sekolah menyampaikan kebutuhan sekolah dan mengharapkan sumbangan dari wali murid secara sukarela dan tidak mengikat. Demikian tanggapan kami sampaikan setelah dilakukan klarifikasi ke sekolah dan komite SMPN 1 Kejobong.


Rabu, 08 November 2023 03:12:56 WIB