Detail Aduan
Lampiran Foto Aduan (4 Foto)
Silahkan klik gambar untuk memperbesar
Data Aduan
| Kode Aduan | : | WP91VR8B |
| Tanggal Aduan | : | Minggu, 14 Jun 2026 12:09:47 WIB |
| Judul Aduan | : | Bahaya Kabel Semrawut di Jalan Kalitinggar Kidul-Karangpule yang Tidak Kunjung Diperbaiki |
| Isi Aduan | : | Selamat siang, di jalan kabupaten sepanjang jalan kalitinggar kidul -karangpule, kabel wifi dan kabel PLN semrawut, ada yg ketinggiannya dibawah 3meter dan sangat membahayakan warga. Sudah 3 bulan tidak ada inisiatif dr dinas terkait untuk perbaikan maupun penertiban kabel tersebut. Apakah harus ada korban jiwa, baru kabel tersebut ditata rapi? |
| Status Aduan | : | Selesai |
| Prioritas | : | Biasa |
| Jenis Aduan | : | PUBLIK |
| Aduan Infrastruktur ? | : | Tidak |
| Instansi / OPD Terkait | : | DINKOMINFO |
| Sektor | : | Infrastruktur |
| Tembusan | : | Tanpa Tembusan |
| Pengikut via WhatsApp | : | 1 Orang |
| Lokasi | : |
Jalan kalitinggar kidul, komplek kandang ayam Lihat di Google Maps |
Diskusi & Tindak Lanjut
Admin LaporMasBup
Jumat, 19 Jun 2026 06:17:41 WIBLaporan telah di Disposisikan ke DINKOMINFO
Admin Dinkominfo
Terkait aduan mengenai kabel fiber optik, kami sampaikan sebagai berikut:
- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga pada prinsipnya memahami dan memperhatikan aspirasi serta keluhan masyarakat terkait kondisi pemasangan jaringan kabel fiber optik yang dinilai semrawut dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat maupun mengganggu ketertiban lingkungan.
- Namun demikian, berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga belum memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan penertiban secara langsung terhadap jaringan kabel fiber optik dimaksud, termasuk tindakan pemotongan atau pembongkaran kabel, karena belum terdapat dasar hukum daerah maupun regulasi teknis yang secara khusus mengatur pelaksanaan penertiban jaringan kabel fiber optik oleh pemerintah daerah.
- Apabila dilakukan tindakan penertiban secara langsung tanpa dasar kewenangan yang jelas, dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko hukum, baik pidana maupun perdata, terkait dugaan perusakan barang milik pihak lain.
Terima kasih...
Jumat, 19 Juni 2026 06:20:43 WIB